Tuesday, April 6, 2010

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU PENDIDIKAN ISLAM

(tulisan ini merupakan tugas resume dari mata kuliah ilmu pendidikan islam)

Pengertian ilmu” pengetahuan yang disusun secara sistematis, rasional, empiris dan universal. Pendidikan menurut Abdullah Rahman An-Nahlawi berasal dari kata Tarbiyah:

-­rabb yarbuu: bertambah dan tumbuh

-Rabiya yarbu: tumbuh dan berkembang

-Rabba yarbu: memperbaiki. Menguasai, memimpin, menjaga dan memelihara;

Adapun makna tarbiyah:

-Memelihara fitrah manusia

-Menumbuhkan seluruh bakat dan kesiapannya

-Mengarahkan fitrah dan seluruh bakatnya agar menjad agar baik dan sempurna

-Bertahap dalam proses

Pendidikan adalah

oProses yang mempunyai tujuan

oPendidik yang sebenarnya adalah Allah karena Dialah yang menciptakan fitrah manusia

oPandidikan menghendaki penyusnan langkah-langkah sistematis yang harus dilalui secara bertahap oleh berbagai kegiatan pendidikan dan pengajaran

oPendidikan harus mengikuti hukum-hukum pencipta dan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah

Makna ta’lim menurut Abdul Fattah:

oProses pembelajaran secara terus menerus sejak manusia lahir melalui pengembangan fungsi-fungsi pendengara, penglihatan dan hati

oProses ta’lim tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan pada wilayah kognisi semata, melainkan wilayah psikomotor dan efeksi.

Makna ta’tib menurut Naquib Al-Attas:

oPengenalan dan pengakuan tentang hakikat pengetahuan

oBerhubungan dengan kapasitas dan potensi jasmani, intelektual dan rohani

oPerpaduan antara pengertian ilmu dan amal

Perbedaan tarbiyan, ta’lim dan ta’dib:

oTarbiyah, proses pembinaan dan pengarahan bagi pembentukan mental dan kepribadian

oTa’lim, proses pemberian bekal pengetahuan

oTa’dib, pross pembinaan terhadap sikap moral dan etika dalam kehidupan yang lebih mengacu pada peningkatan martabat manusia

Jadi ilmu pendidikan islam adalah

1.Ilmu tentang mendidik agar manusia beragama islam

2.Ilmu pendidikan yang berdasarkan islam

Konsep dasar pendidikan islam yakni usaha, kemanusiaan, perkembangan, proses, bimbingan oleh manusia secara sadar.

Ruang lingkup pendidikan islam ada tujuh:

1.Kehidupan beragama, agar perkembangan pribadi manusia sesuai dengan norma islam

2.Kehidupan keluarga, agar perkembangan menjadi keluarga sejahtera

3.Kehidupan sosial, agar dapat berkembang menjadi sistem bebas dari penghisapan manusia lain

4.Kehidupan politik, agar tercipta sistem demokrasi yang sehat dan dinamis sesuai dengan islam

5.Budaya, agar menjadi manusia penuh keindahan dan kegairahan dengan nilai norma

6.Ekonomi, terbina masyarakat yang adil dna makmur dengna ridha Allah SWT

7.Pengetahuan, bertujuan agar berkembang menjadi alat untuk menapai kesejahteraan umat manusia yang dikendalikan oleh iman

DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM

Adalah merupakan landasan operasional yang digunakan untuk merealisasikan dasar ideal atau sumber pendidikan islam

Adapun dasar pendidikan islam ada dua:

1.Dasar ideal, Al-Qur’an dan Al-Hadis

2.Dasar operasional,

-Historis

-Filosofis

-Ekonomi

-Politik

-Sosiologis

-Psikologis

Tujuan pendidikan islam:

Tujuan, batas akhir yang dicita-citakan dan dijadikan pusat perhatian untuk dicapai. Tujuan pendidikan, batas akhir melalui usaha pendidikan, ada empat:

-Nasional, mencerdaskan kehidupan berbangsa, mengembangkan potensi dll

-Institusional, tujuan yang dicapai oleh sebuah lembaga, PT, dll

-Kurikulum, tujuan yang dicapai oleh suatu mata pelajaran atau kuliah

-Intruksional, tujuan yang ingin dicapai dari setiap penyabaran meteri

Jadi tujuan pendidikan islam menurut M. Athiyah Al-Abrasyi:

1.Tujuan tertinggi, tercapai akhlak yang sempurna

2.Tujuan umum,

3.Tujuan akhir, menjaid manusia sebagai makhluk yang bertaqwa dan meninggal dalam keadaan beragama islam

PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM

Prinsip pendidikan adalah Sebuah pegangan yang dipakai dalam kegiatan yang diyakini akan kebenaranya. Beberapa hal yang berkaitan dengan prinsip pendidikan yakni:

1.Prinsip Berwawasan Nilai

2.Prinsip Percaya pada Diri Sendiri

3.Prinsip Kebebasan untuk Memilih

4.Prinsip Kreatif

Menurut Athiyah al-Abrasyi yang bermakna:

·Mengajarkan berfikir bebas

·Mandiri dalam belajar

·Kemerdekaan dan demokrasi dalam mengajar

·Sistem belajar secara perseorangan

·Perhatian terhadap perbedaan individu

·Perhatian terhadap bakat dan fitrah anak

·Berbicara sesuai dengan akalnya

·Bergaul dengan baik dan kasih sayang

·Memperhatikan pendidikan akhlak

Menurut Abudin Nata prinsip secara pendidikan islam ada lima, yaitu:

¬Prinsip tujuan

1.Universal

2.Keseimbangan dan kesederhanaan

3.Kejelasan

4.Realisme dan realisasi

5.Dinamisme

¬Prinsip metode

1.Sesuai dengan psikologi anak

2.Sesuai dengan tujuan pelajaran

3.Memelihara tahap kematangan

4.Partisipasi praktikal (amal)

¬Prinsip kurikulum

1.Ruh Islamiyah

2.Universal

3.Balancing (Keseimbangan)

4.Sesuai dengan perkembangan psikologis anak

5.Memperhatikan lingkungan sosial masyarakatnya

¬Prinsip evaluasi

1.Objektifitas

2.Keadilan

3.Kejujuran

4.Keterbukaan

¬Prinsip hubungan guru-murid

1.Humanistik (Kemanusiaan)

2.Egaliter (Kesederajatan dalam pembelajaran)

3.Demokratis

SUMBER-SUMBER PENDIDIKAN ISLAM

1.Al-Qur’an

Merupakan sumber pendidikan utama bagi setiap muslim, sesungguhnya Allah telah memberikan pengetahuan dan pelajaran melalui wahyuyakni Al-Qur’an, dimana menduduki tempat paling utama dalam pengambilan sumber pendidikan islam.

2.Al-Sunnah

Sunnah merupakan manivestasi atau penafsiaran Al-Qur’an yang paling baik, yakni berupa perkataan, perbuatan dan ketetapan Nabi dimana dijadikan sumber pendidikan islam.

Adapun kedudukannya

·Menjelaskan ayat Al-Qur’an dengan mengukuhkan atau memperkuat apa yang sudah dijelaskan Al’Quran

·Menjelaskan ayat Al-Qur’an dengan merinci, membatasi atau menjabarkan ayat Al-Qur’an yang sifatnya masih global

3.Kata-kata sahabat

Sahabat adalah orang yang paling dekat dan bertemu langsung dengan Nabi, sehingga perkataan mereka dapat juga dijadikan sumber pendidikan islam

4.Kemashalatan masyarakat

Maksudnya adalah suatuyang membawa manfaat dan menjauhkan dari mudarat, kemashalatan berkembang dan berubah sesuai dengan zaman dan berbeda menurut tempat.

5.Nilai-nilai adat istiadat dan kebiasaan sosial

Berkaitan bawa pendidikan adalah usaha memelihara, pengembangan dan pewarisan nilai-niai budaya atau kebiasan sosial masyarakat yang positif.

6.Hasil pemikiran-pemikiran dalam islam

Seperti pemikiran para filosofi, pemikir dan intelek muslim khususnya dalam bidan pendidikan dapat menjadi referendi pengembangan pendidikan islam.

KARAKTERISTIK PENDIDIKAN ISLAM

1.Penguasaan ilmu pengetahuan

2.Pengembangan ilmu pengetahuan

3.Penekanan pada nilai akhlak

4.Pengabdian kepada Allah dan kemashalatan

5.Penyesuaian pada pengembangan anak

6.Penekanan pada amal shaleh dan tanggung jawab

Perbedaan pendidikan islam dengan pendidikan umum:

Pendidikan Islam


Pendidikan Umum

·Pendidikan Islam merupakan bagian yang integral bagi masyarakat. Lembaga pendidikannya berkembang secara alami dari masyarakat, memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat.

·Lembaga-lembaga pendidikan Islam menempatkan moral dan latihan keagamaan pada tempat tertinggi di atas program pendidikan mereka

·Pendidikan Islam luwes dalam hal peserta didik atau kelompok usia didik. Tanpa memandang usia, seseorang boleh mengikuti kelas yang dia pilih dan pindah ke kelas yang lebih tinggi ketika ia merasa bisa.

·Dalam pendidikan Islam tidak ada ujian umum. Siswa naik ke tingkat pendidikan yang dia kehendaki dan perkembangannya diawasi dan dievaluasi secara dekat oleh guru

·Pendidikan Islam memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih jurusan yang diminati dan mengembangkan pengetahuannya tanpa halangan.

·Lembagapendidikan slambercerminkan kemanusiaan dan kesederhanaan masyarakatnya

·Sistem pendidikan Islam berdasarkan pada kedalaman hubungan personal. Pendidik merupakan sumber spiritual dan pembimbing professional

·Lembaga pendidikan Islam lebih mewarisi budaya masyarakat



·Pendidikan umumdalam bentuk sekolah diciptakan oleh pemerintah, dimana para siswa dipaksa untuk mengikuti. Karenanya tidak menggambarkan aspirasi dan kepentingan masyarakat.

·Lembaga-lembaga pendidikan umum kebanyakan telah mengadopsi pandangan sekuler yang lebih mementingkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan melupakan aspek-aspek pendidikan yang lebih penting yaitu akhlak dan budi pekerti

·Dalam pendidikan umum, peserta didik diatur menurut usia dan jenjang pendidikan, mulai dari paud, pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi

·Pendidikan umum menerapkan sistem ujian. Untuk mengetahui hasil belajar dan menentukan tingkat pendidikan, siswa harus menjalani ujian dalam waktu yang sudah ditentukan

·Pendidikan umummewajibkan peserta didik untuk merencanakan program pendidikan secara seksama setiap saatnya

·Lembaga pendidikan umum merupakan gambaran masyarakat industri Barat. Para siswa diperlakukan seolah-olah mereka adalah objek produksi

·Pada sistem pendidikan umum,fungsi guru lebih merupakan profesional, dilihat dari keahlian (skill) ketimbang moral dan etika.

·Pendidikan umum menjadi sebuah instrumen buatan, sering digunakan untuk merubah masyarakat

ALAT DAN BATAS PENDIDIKAN ISLAM

a.Alat pendidikan

Alat pendidikan adalah suatu tindakan atau perbuatan, situasi atau benda yang dengan sengaja diadakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Adapun jenis-jenisnya ada tiga, sebagai berikut:

1.Sifat,

Berupa positif / negatif, preventif / kuratif, represif / korektif

2.Bentuk

Berupa meteril / meteriil

3.Tujuan

Pembiasaan, ketenangan, keteladanan, perlindungan

Hukum dijadikan sebagai alat pendidikan? Hukuman adalah tidakan yang dijatuhkan kepada anak secara sadar dan sengaja sehingga menimbulkan nestapa, dengan tujuan agar anak menjadi sadar akan perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Jenis-jenis hukuman:

·Hukuman membalas dendam

·Hukuman badan / jasmani

·Hukuman jeruk manis

·Hukuman alam

b.Batas pendidikan

Batas pendidikan adalah Secara umum, batas pendidikan Islam dipahami ebagairentang waktu pekerjaan mendidik,yaitu sejak awal dimulai hinggarakhirnyapekerjaan mendidik tersebut. Batas pendidikan islam menurut Syahminan Zaini “ bahwa pendidikan islam harus dimulai sejak seseorang laki-laki dan perempuan mengikat tali perkawinan, sebab sah tidaknya perkawinan akan mempengaruhi kehidupan suatu kelurga dan keturunan mereka”.

Dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 102, yang artinya:

“ hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepadan-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam”.

SISTEM PENDIDIKAN ISLAM

Bahwasanya pendidikan islam merupakan sebuah sistem secara garis besar yang meliputi komponen-komponen yang terdiri dari dasar dan tujuan, pendidik, peserta didik, alat pendidikan, dan kurikulum. Dalam sebuah pendidikan terdiri dari beberapa komponen berikuti ini:

·Pendidik

Pendidik dibagi dua yaitu:

1.pendidik kondra, yakni Allah, Nabi atau Rasul, orang tua

2.pendidik profesi, yakni seorang guru

Dalam UU No. 14 / 2005 berbunyi “ pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah”

·Peserta didik

Peserta didik adalah orang yang belum dewasa dan memiliki sejum;ah potensi dasar yang masih perlu dikembangkan.

·Dasar dan tujuan pendidikan

·Kurikulum atau meteri

Kurikulum adalah sebagaimana dalam UU No. 2 tahun 2003 yang berbunyi: “ kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isis dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan terntentu”

Adapun komponen dalam kurikulum yaitu:

-tujuan

-isi (bahan) pembelajaran dan pengalama belajar

-metode atau cara menyampaikan mata pelajara

-cara melakukan pengukuran dan penilaian hasil belajar

·Metode

Adalah cara yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan pelajaran kepada peserta didik.

·Alat atau media

Adalah suatu tindakan atau perbuatan, situasi atau benda yang sengaja diadakan untuk mencapai tujuan pendidikan.

·Evaluasi

Adalah suatu kegiatan pengukuran dan penilaian terhadapa keberhasilan pendidikan dari berbagai aspek yang berkaitan dengannya. Fungsi evaluasi adalah:

1.untuk penempatan

2.sebagai formatif

3.sebagai diagnotik

4.sebagai sumatif

·Lingkungan

Adalah segala kondisi yang berada di luar individu dan bisa memberi pengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Lingkungan bisa berupa, pertama fisik, seperti iklim, tanah, alam, dll. Kedua, budaya, seperti, bahasa, sosial, seni,m ilmu pengetahuan, pandangan hidup, ketiga. Sosial, seperti:keluarga / sekolah, kelompok bemain.

ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN

1.NATIVISME

Nativisme artinya aliran pembawaan.

Dipelopori oleh Arthur Schopenhauer.Berpendapat bahwa: perkembangan manusia dalam hidupnya sangat tergantung pada pembawaan (bakat, kesanggupan, dan sifat-sifat tertentu), sedikit sekali pengaruh yang datang dari luar.

2.EMPIRISME

Empirisme, artinya aliran pengalaman.Dipelopori oleh John Locke.Terkenal dengan Teori Tabula Rasa.Berpendapat bahwa perkembangan hidup manusia sangat ditentukan oleh pengalaman yang diperolehnya dari lingkungan, termasuk pendidikan. Pembawaan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perkembangan manusia.

3.KONVERGENSI

Konvergensi, artinya penyatuan hasil.Dipelopori oleh William tern.Berpendapat bahwa: perkembangan manusia sangat tergantung pada faktor pembawaan dan lingkungan, pengalaman, pendidikan.

4.NATURALISME

Naturalisme, artinya aliran alamiah. Dipelopori oleh Jean Jaques ousseau.Berpendapat bahwa: manusia itu pada dasarnya baik.Jika ia menjadi jahat, itu bukan karena benihnya, tetapi berkembang setelah ia lahir. Agar kembali menjadi baik, serahkan saja pada alam, biarkan alam yang mendidiknya menjadi baik kembali.

No comments:

Post a Comment